Solopeduli Semangat Berbenah Pasca Kunjungan Bimas Kemenag

SOLO, (Wartamuslimin.com)- Lembaga Amil Zakat Solopeduli baru-baru ini menerima kunjungan kerja Ditjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementrian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) (26/12). Pasca kunjungan tersebut Solopeduli bersemangat kembali dalam melakukan perbaikan khususnya pada sistem audit.

Direktur Utama Solopeduli, Sidik Anshori mengungkapkan hasil kunjungan dari Ditjen Bimas Kemenag RI ini sebagai sarana motivasi perbaikan internal lembaga. Hal ini untuk meningkatkan kembali sistem audit yang berdasarkan sistem audit syariah. Hal ini untuk menjaga kepercayaan umat terhadap pengelolaan dana umat yang ada di Solopeduli.

”Dengan adanya audit syariah dan dalam rangka akreditasi, menurut saya justru menjadi semakin bersemangat, karena lembaga akan terus berbenah menjadi yang terbaik. Karena kita mengelola dana ummat, dibesarkan oleh ummat, dan teraudit oleh ummat salah satunya dari Kemenag. Semoga Allah berikan yang terbaik bagi Solopeduli dan semakin profesional serta amanah,”kata Sidik Anshori.
Agenda pendampingan audit kepatuhan syariah  dari Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, dalam hal ini diwakili oleh Kasi Audit Syariah Subdit Akreditasi dan Audit Lembaga Zakat, Ibu Dewi Tri Wulandari dan staf pelaksana, Rifa’atul Mahmudah. Pendampingan ini untuk melihat kinerja Solopeduli sebagai Lembaga Amil Zakat resmi tingkat provinsi dalam menuju persiapan pelaksanaan audit kepatuhan syariah tahun 2020.

Secara umum pendampingan meliputi kegiatan operasional, aturan kebijakan, tata kerja, pengumpulan dan pendistribusian dana zakat infak sedekah, serta pengelolaan keuangan dan manajemen secara keseluruhan. Dimana kepatuhan syariah dalam mengelola zakat berasaskan dan harus berpedoman pada prinsip-prinsip syariah. Yang tercantum pokoknya di Al Quran dan Hadis, serta dikembangkan dalam rumusan fikih yang mencangkup fikih zakat modern.

”Penghimpunan SolopeduIi sudah bagus yang terlihat dari pertumbuhan penghimpunan 20 % setiap tahunnya, pengarsipan sudah bagus, kantor juga sudah tertata rapi. Untuk administrasi perlu perhatian lebih. Administrasi adalah masalah yang utama karena menyangkut semua elemen. kalau keuangan, surat menyurat sudah bagus maka yang lainnya bakal mengikuti. Untuk pengarsipan sudah bagus, kantor juga sudah rapi,” jelas Rifa’atul Mahmudah.

Reporter: Kukuh Subekti