Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis : “Copot Dubes Ito Sumardi”

SOLO, (Wartamuslimin.com) — Desakan agar Ito Sumardi dicopot dari jabatan Duta Besar RI untuk Myanmar santer terdengar. Bahkan ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis AlMayshari turut mengamini desakan tersebut.

Tokoh Muslim Solo, Mudrick Sangidoe menuntut Presiden Joko Widodo untuk mencopot Duta Besar RI untuk Myanmar, Ito Sumardi. Ito Sumardi dinilai tidak menjadi representasi kepentingan rakyat dan pemerintah indonesia. Sebaliknya, Ito Sumardi justru nampak sebagai corong pemerintah Myanmar. Pernyataan Ito Sumardi tentang peristiwa berdarah di myanmar dinilai melukai rasa keadilan umat Islam di Myanmar dan di Indonesia.

“Jokowi harus mencopot Duta Besar RI di Myanmar. Ito Sumardi lebih cocok menjadi ketua RT dari pada duta besar”, ungkapnya saat memberikan orasi di bundaran Gladag, Solo (22/09).

“Dia tidak becus urus persoalan di Myanmar. Bukan jadi duta besar tapi malah jadi corongnya pemerintah Myanmar,” tandasnya.

Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis AlMasyhari sepakat dengan desakan tersebut. Pasalnya sebagai Duta Besar RI, Ito Sumardi justru berseberangan dengan sikap Presiden Jokowi.

“Saya setuju sekali, karena Ito sumardi justru menyampaikan pernyataan yang tidak sejalan dengan presiden. Presiden mengatakan bahwa telah terjadi kekerasan, pengusiran, kejahatan kemanusiaan terhadap umat Muslim Rohingya. Tapi Ito Sumardi mengatakan tidak,” pungkasnya saat ditemui kru wartamuslimin.com.

Abdul Kharis, mengaku Ia akan segera beerkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi terkait sikap dan pernytaan Ito Sumardi dalam persoalan Rohingnya.

Menurutnya, Ito Sumardi patut dievaluasi bahkan ditarik dari tugasnya di Myanmar.

“Mestinya sikap duta besar harus sejalan dengan sikap pemerintah. Maka, ketika ada desakan agar ito sumardi ditarik saya sangat sepakat. Saya akan segera komunikasi dengan Menteri Luar Negeri untuk mengevaluasi duta besar itu [Ito Sumardi],” pungkasnya.[AS/NZ]